Travelpolitan.com

Japan for Newbies: Tips Traveling ke Jepang

Pertama kali merencanakan trip ke Jepang atau sudah pegang tiket tapi gak tahu apa yang harus dicari karena feeling clueless? Tenang aja, Teman Travelers… Ayo bikin trip pertama kamu ke Jepang menjadi begitu berkesan dengan beberapa tips dari Travelpolitan.

Image [source]

Pembuatan visa Jepang adalah salah satu yang paling mudah.

Intinya, jika Teman Travelers sudah memiliki dokumen lengkap seperti paspor, dokumen pengajuan visa, KTP, itenerary/tiket perjalanan, dan formulir jadwal perjalanan yang telah disediakan pihak kedutaan, tak sulit untuk mendapatkan visa pertama kamu, klik tautan ini untuk info lebih detail mengenai pembuatan atau pengajuan visa Jepang.
Sesuaikan kebutuhan pakaianmu dengan musim yang ada.

Rajin-rajin baca informasi mengenai suhu dan cuaca di sana sebelum berangkat. Karena beda musim, beda juga perbekalan yang harus kamu bawa. Jika kamu adalah backpacker yang gak mau ribet bawa banyak pakaian, disarankan untuk memilih waktu trip yang tepat dengan suhu yang tidak terlalu dingin dan dapat ditoleransi, misalnya musim semi (sekitar Februari-Maret), musim panas (Juni-Agustus), atau musim gugur (September-November).

Buat jadwal perjalanan sedetail mungkin

Jangan takut untuk memiliki tujuan yang banyak saat di Jepang nanti, karena segala jenis transportasi bisa kamu akses tanpa macet atau hambatan, semua bisa dijelajahi dengan puas. Bahkan jika kamu tak memiliki banyak lokasi yang dituju, hampir semua spot di Jepang sangat menarik untuk difoto dan sangat Instagramable, jadi jangan khawatir kekurangan stok foto.
Jepang adalah surga makanan.
Pernah mencicipi ramen, sushi, sashimi atau onigiri di Indonesia? Tidak ada apa-apanya semua itu jika dibandingkan kamu ke Jepang. Perut kamu akan selalu diisi dengan makanan-makanan enak setiap waktu. Jadi jangan khawatir tidak akan bahagia untuk urusan perut. Bahkan kamu bisa mendapatkan beberapa makanan atau jajanan enak dan unik lainnya yang tidak ada di Indonesia
 
Penting! Perbedaan tegangan listrik Jepang dan Indonesia.
Jepang memiliki standard penggunaan tegangan listrik yang berbeda dengan kita. Jadi sebelum berangkat ke sana, dan menggunakan alat-alat elektronik atau gadget kita, penting sekali untuk mengetahui bahwa tegangan listrik yang digunakan di sana lebih kecil, hanya sekitar 110 hingga 120 V, sementara di Indonesia, tegangan yang biasa kita gunakan untuk mengisi ulang baterai ponsel menggunakan voltase 200-240 volt. Dengan demikian, kemungkinan untuk hal-hal yang tidak diinginkan seperti kerusakan atau kegagalan mengisi ulang baterai pasti terjadi. Solusinya, carilah universal travel charger yang mampu mengkonversi tegangan listrik jika ingin mengisi ulang gadget selama kamu di sana.
 
Perkiraan cuaca cukup akurat.
Sebagian besar warga Jepang sangat concern terhadap perkiraan cuaca, karena hal tersebut mempengaruhi outfit mereka saat keluar rumah. Kami sempat terpukau dan kagum saat berjalan-jalan di kota besar seperti Tokyo, ketika melihat orang-orang membawa payung saat memang ternyata di hari itu akan turun hujan, dan tak ada yang membawa payung sama sekali saat memang hari itu tak turun hujan. Pada beberapa musim seperti musim semi, suhu dan cuaca di Jepang sangat tidak bisa diprediksi. Oleh karena itu bantuan aplikasi perkiraan cuaca atau weather forecast dari ponselmu akan sangat berguna.
 
Tetap eksis di dunia maya
Jika kamu memiliki keinginan untuk tetap online di Jepang. Beberapa pilihan bisa kamu lakukan seperti menyewa alat wi-fi (yang di beberapa tempat di Indonesia sudah menawarkan layanan tersebut), atau menggunakan layanan roaming dari provider kamu di Indonesia dengan harga yang beragam. Kami sih menyarankan agar kamu memilih menggunakan layanan roaming dari provider saja, karena selain lebih praktis tanpa membawa-bawa perangkat modem, layanan ini juga bersifat perorangan, jadi akan memudahkan komunikasi satu sama lain jika perjalanan kamu lakukan bersama teman atau keluarga. Karena biasanya modem wi-fi hanya bisa digunakan berbarengan jika saling berdekatan. Jika terpisah dari rombongan, akan menyulitkan.
 
Pilih penginapan yang murah
Jika kamu memiliki budget lebih memang sah-sah saja menginap di hotel berbintang, namun jika ongkos kamu pas-pasan, kamu bisa mencari penginapan murah berupa apartemen atau rumah tinggal yang biasa disewakan oleh pemiliknya. Gunakan aplikasi booking seperti AirBnB untuk pencarian lokasi dan informasi harga yang lebih detail dan pembayaran yang lebih aman.
 
Jepang itu super aman
Meninggalkan hape di dalam tempat umum tanpa ada yang curi atau memarkir sepeda tanpa pengamanan tanpa berpindah tangan mungkin hal biasa yang akan kamu temukan di sana. Karena tingkat keamanan dan kenyamanan sangat tinggi di sana, bahkan di tempat-tempat wisata sekalipun. Tapi ya jangan sengaja juga menaruh barang-barang sembarangan dengan sengaja. Yang ada nanti kamu lupa.
 
Surga Belanja
Bagi sebagian penggila belanja, Jepang memiliki potensi yang besar untuk menjadi surganya para shopaholic. Karena, sadar gak sih kalau beberapa brand yang kita kenal sebagian dari sana? Sebut saja semisal Uniqlo, Muji, atau Daiso. Di Indonesia, koleksi barang dari merek-merek tersebut tentu tak selengkap di negara asalnya, bahkan brand seperti Muji, mulai dari makanan, minuman, hingga café yang tidak terdapat di Indonesia ada di dalamnya. Begitu pun jika kamu penggila barang elektronik seperti Sony, barang-barang yang tidak kamu temui di Indonesia, ada di sana. Jika kamu penggila sneakers, Jepang adalah negara yang tepat untuk hunting sepatu, karena banyak sekali limited product yang hanya di jual di sana. Selain poin-poin tadi, Jepang juga sangat memfasilitasi turis yang hobi belanja dengan program tax free. Tunjukkan saja paspor kamu dan belanjaan kamu akan bebas pajak. Ayo sisihkan dari sekarang dana untuk ber-shopping ria di Jepang!
Masih banyak lagi fakta-fakta unik Jepang yang perlu kamu tahu, tunggu update dari Travelpolitan berikutnya.
Selamat jalan-jalan Travelers!

Leave a Reply